Tampilkan postingan dengan label Jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jakarta. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 Mei 2012

Wisata Busway

en.wikipedia.org
Rasanya memalukan, pernah 10 bulan tinggal di Jakarta dan beberapa kali berkunjung tapi yang didatangi hanyalah pusat perbelanjaan di daerah Mangga Dua dan mal-malnya saja, kurang tahu tempat wisata yang lainnya. Dengan semakin maraknya program acara jalan-jalan di TV dan informasi melalui internet mendorong saya untuk mencoba lebih mengenal Jakarta dari sisi wisatanya.

Sebetulnya banyak sekali kendaraan umum yang dapat mengantar kita dari satu tempat ke tempat lain, contohnya komuter line (yang terbaru) dan KRL ekonomi, Bus dari yang patas AC sampai ekonomi busuk, Kopaja, Mikrolet, Ojek motor sampai sepeda, Bajaj, bahkan yang antik pun masih ada yaitu Oplet, dan Bus Trans Jakarta atau biasa orang menyebutnya Busway.

Pengalaman saya menggunakan transportasi umum di Jakarta tidaklah semenakutkan berita-berita kriminal di TV. Saya pernah mengajak 2 orang yang sama sekali belum pernah naik kendaraan umum untuk muter-muter Jakarta dengan kendaraan umum dan hasilnya mereka cukup menikmati serta aman-aman saja. Menurut saya kejahatan ada dimana-mana, hanya saja tinggal pintar-pintarnya kita menjaga diri dan meminimalisir resiko tersebut. Contohnya:
  1. Jangan mengeluarkan dompet/HP ditempat atau kendaraan umum, pengalaman pribadi dulu pernah mengeluarkan HP distasiun begitu naik kereta HP dikantong celana sudah hilang.
  2. Taruh dompet dibagian terdalam tas. Dan selalu letakkan tas didepan tubuh.
  3. Bagi uang dalam beberapa bagian dan disimpan dibeberapa tempat. Khusus uang transport bisa ditaruh dikantong tas atau baju yang mudah dijangkau jadi tidak perlu lagi mengeluarkan uang dari dompet.
  4. Jangan kelihatan bingung ditempat umum dan tetap waspada terhadap kebaikan orang yang tidak dikenal.

Senin, 16 April 2012

Orang Ndeso ke Jakarta


Yes!! Mangga Dua Raya Jakarta. Bayangkan saja orang daerah yang baru dapat kerja, ditempatkan di lokasi Mangga Dua. Bukan sekedar DAERAH mangga dua, tapi disamping Mall MG2, diseberang Pasar Pagi dan ITC MG2. Bisa dibilang hidup didalam mangga dua, karena perusahaan menyediakan mess yang jadi satu dengan kantor. 24 jam di mangga dua yihaaa!!!!.
Tanggal 25 Mei 2003. Berangkat naik travel yang dibayarin kantor dan dikasih uang makan yang jumlahnya sudah lupa, sepanjang jalan otak terus berputar. Perasaan hati campur aduk sepanjang jalan. Senang karena begitu lulus langsung dapat kerja, bangga banget deh waktu itu bisa sombong sedikit dengan teman. Tidak sabar mengadu nasib di Ibu Kota, Jakarte bok.  Gimana nanti kalau tidak betah? Gimana kalau ini keputusan salah, karena saya yang lulusan keguruan akuntansi berani menerima tawaran untuk menjadi sekretaris komisaris. Gimana kalau kualat karena menjadi penghianat jurusan? Tahu apa tentang sekretaris? Pokoknya banyak kalimat yang diawali dengan kata “Gimana” yang nggak bisa dijawab sendiri dan akhirnya hanya pasrah bongkok’an pada nasib.
Disamping bergumul dengan gimana kalau, mulai disusunlah rencana. Bayangannya nanti pasti dapat gaji yang besar. Namanya juga kerja di Jakarta kan?. Kalau nanti gajian bisa beli macam-macam barang. Bisa ke mall yang lebih besar dari yang ada di Jogja. Mau main ke ancol khususnya dufan karena dulu waktu study tour SMP hanya bisa menikmati keriuhan dufan dari pantainya saja dengan rasa penasaran yang besar seperti apa dalamnya. Ingin tahu seperti apa rasanya kerak telor. Ingin lihat sendiri kehidupan yang seperti disinetron TV siapa tahu nanti ketemu artis buat diajak foto kan lumayan.